PANGKUR KERTAGAMA
dening moch djoko yuwono
Y-ekti sun atur uninga
A-mrih enggal kasumurupan sami
Y-ayasan kabudayan gung
A-nami Kertagama
S-etya marang kagunan kang adiluhung
A-nuntun mring sadaya
N-enggih lampah guna yekti
SINOM KERTAGAMA
K-agunan ingkang werni-werna
E-di kang sarwa rinakit
R-inengga tata prayoga
T-inayasa tebih manjing
A-ngambah beh nagari
G-umawang kahananipun
A-damel kanugrahan
M-iwah rahayuning nagri
A-ngulati jatining urip bebrayan
Artinya:
Saya sampaikan dengan tulus
Untuk diketahui oleh khalayak
Yayasan tentang kebudayaan luhur
Bernama Kertagama
Setia terhadap ajaran adiluhung
Membimbing bagi semuanya
Perihal jalan hidup yang sangat bermanfaat
Pengetahuan yang beraneka warna
Serba indah terangkai
Berhias sikap santun
Senantiasa jauh merasuk
Merambah ke seluruh pelosok tanah air
Berkilaulah keadaannya
Menjadikan suatu anugerah
Serta keselamatan negara
Mencari kesejatian hidup bersama
Rabu, 27 Mei 2009
Senin, 02 Februari 2009
Ide Gila: Jual Bangkai Nyamuk
BANGKAI nyamuk dijual? Ada yang beli? Buat apa? Adalah Nin Nan, seorang pria asal Shanghai, China, yang membuat perusahaan online, menjual bangkai nyamuk dan dalam dua hari saja katanya sudah menerima 10.000 pesanan.
Ada-ada saja. Nin Nan mendapat ide berjualan bangkai nyamuk untuk menarik perhatian pengunjung toko permata online miliknya. Trik promosi? Begitulah!
"Saya mengurung diri di kamar, berpikir keras tentang rencana promosi. Mendengar dengungan suara nyamuk, akhirnya saya mendapat ide ini," kata Nin Nan, seperti dikutip Qianlong News.
Kemudian dia membuat iklan begini: Dibunuh oleh tangan manusia. Dapat digunakan untuk penelitian ilmiah, dekorasi, atau bahkan koleksi. Nin Nan menjual bangkai nyamuk itu hanya 6 yuan (setara Rp8.000) per ekor.
"Hanya dalam dua hari, toko saya sudah dikunjungi sekitar 250.000 orang dan menerima lebih dari 10 ribu pesanan nyamuk mati, setelah iklan ini saya posting di berbagai forum," cerita Nin.
Beberapa perusahaan, katanya, menawarkan untuk membayar link iklan di toko online miliknya. "Saya juga mendapatkan dua tawaran kerja dari perusahaan anggur merah di Australia dan perusahaan komunikasi di Shanghai," katanya.
Nin mengatakan dirinya tak ingin menerima kedua tawaran itu karena dia ingin berkonsentrasi pada bisnisnya. "Tujuan saya adalah menjadikan wajah dan nama saya dikenal oleh dunia," katanya. (sumber: http://www.kontekaja.com/article.php?id=1658&page=1)
Ada-ada saja. Nin Nan mendapat ide berjualan bangkai nyamuk untuk menarik perhatian pengunjung toko permata online miliknya. Trik promosi? Begitulah!
"Saya mengurung diri di kamar, berpikir keras tentang rencana promosi. Mendengar dengungan suara nyamuk, akhirnya saya mendapat ide ini," kata Nin Nan, seperti dikutip Qianlong News.
Kemudian dia membuat iklan begini: Dibunuh oleh tangan manusia. Dapat digunakan untuk penelitian ilmiah, dekorasi, atau bahkan koleksi. Nin Nan menjual bangkai nyamuk itu hanya 6 yuan (setara Rp8.000) per ekor.
"Hanya dalam dua hari, toko saya sudah dikunjungi sekitar 250.000 orang dan menerima lebih dari 10 ribu pesanan nyamuk mati, setelah iklan ini saya posting di berbagai forum," cerita Nin.
Beberapa perusahaan, katanya, menawarkan untuk membayar link iklan di toko online miliknya. "Saya juga mendapatkan dua tawaran kerja dari perusahaan anggur merah di Australia dan perusahaan komunikasi di Shanghai," katanya.
Nin mengatakan dirinya tak ingin menerima kedua tawaran itu karena dia ingin berkonsentrasi pada bisnisnya. "Tujuan saya adalah menjadikan wajah dan nama saya dikenal oleh dunia," katanya. (sumber: http://www.kontekaja.com/article.php?id=1658&page=1)
Langganan:
Postingan (Atom)


