Jumat, 09 Mei 2008



Duka Bunda Pertiwi

[bagimu anak negeri]
OlehYuwono
Berduka, berdukalah Bunda Pertiwi
senandungkan lagu sendu
:betapa hatiku tak kan pilu…

Berduka, berdukalah Bunda Pertiwi
derasnya air matamu
menghentakkan putra-putri negeri
tentang hari yang tak pernah pasti

Belum terkebumikan riwayat satu duka
terkoyak duka demi duka baru
tak terpahamkan oleh anak-anak negeri
kenapa
kenapa
tak ada tawar-menawar
sang alam mengusung bencana demi bencana
terlalu absurd
kuasa-Nya bergerak ke segala arah

Berduka, berdukalah Bunda Pertiwi
kirimkan doa bagi Zat Segala Zat:
“Laa ilaaha illalaahul kariimul 'azhiimu. Subhaanahu tabaarakalaahu rabbul 'arsyil 'azhiimi. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiina. Allaahumma rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naari.”

Tidak ada komentar:

Bunda

di Mrapen